Exit Like n Follow Untuk Update Berita dan Download Terbaru

Jumat, 18 Februari 2011

Anjing Seharga 5,8 Milyard YAng di Jemput Oleh 30 Mercedez Benz di Bandara



Membeli barang dengan harga mahal tidak menjadi masalah bagi seorang jutawan. Apalagi jika sang jutawan menggilai barang yang diburunya.

Seperti yang dilakukan seorang jutawan perempuan yang tinggal di wilayah timur China. Ia rela merogoh kocek cukup dalam hanya untuk membeli seekor anjing dengan harga 4 juta yuan (sekitar Rp 5,8 miliar).

Benua sampah terbesar di Dunia


 
Pernahkah anda membuang sampah di laut?Apa jadinya jika sampah yang dibuang di laut tiba2 terkumpul menjadi sebuah pulau. Dikenal dengan istilah Plastic Continent, adalah sebuah kumpulan sampah yang terdiri dari 80% bahan plastik dan setidaknya 3,5 juta ton sampah plastic dan membentuk sebuah pulau di tengah lautan samudra pasifik antara hawai dan California. Pulau sampah yang tak sengaja terbentuk ini tersusun hampir melebihi ukuran Texas Negara bagian AS

Kenapa bisa terjadi, sampah yang terdapat didaratan akan turun ke laut karena terbawa oleh air hujan, biasanya yang paling banyak berasal dari sungai-sungai yang membawa beragam banyak sampah, arus laut dan angin yang cukup kuat membawa sampah tersebut menumpuk di lautan terbuka sehingga membentuk sebuah pulau.

Laporan ini menemukan bahwa 80 persen dari sampah laut ini berasal di darat. Sementara kapal yang membuang beban sesekali seperti sepatu atau sarung tangan ke dalam perairan (kadang-kadang dengan sengaja dan ilegal), sebagian besar sampah laut memulai perjalanannya sebagai sampah darat
gambar diatas mensimulasikan sirkulasi kehidupan pantai dan sekitarnya, gak kebayang gan kalo sampah sebegitu banyak bisa merusak ekosistem tersebut dan ikan2 maupun burung2 yang kita konsumsi akan memakan sampah2 yang mengapung dan tentunya tidak sehat untuk kita konsumsi.

Apa dampak yang ditimbulkan, banyak sampah tersebut di ambil oleh berbagai macam hewan seperti burung laut, ikan, kura-kura, dan sebagainya yang mereka kira itu adalah sebuah makanan karena mereka pikir bentuknya seperti telur ikan dan kantong plastic yang terisi air sehingga berbentuk seperti ubur-ubur. Akhirnya hewan tersebut tumbuh dan kemudian mati disertai perut yang penuh dengan plastic, dampak yang dirasakan seperti yang dijelaskan diatas pertama jelas mempengaruhi lingkungan hidup hewan-hewan disekitar, banyak yang mati akibat sampah tersebut. Laporan dari greenpeace menyebutkan bahwa setidaknya 267 spesies hewan menderita akibat menelan sampah di laut.

Solusi yang dilakukan, pada keadaan yang sudah terlanjur ini membersihkan bukanlah suatu pilihan utama karena tentunya pasti membutuhkan danayang besar serta akan banyak sampah-sampah plastic lain dari darat yang tergenang kembali ke lautan terbuka. Untuk itu maka solusi jangka panjang adalah menghentikan produksi plastic yang dipakai di rumah tangga sebagai kebutuhan konsumsi. Pengamat mengatakan pengunaan tas yang terbuat dari kanvas untuk membawa barang belanjaan daripada plastic merupakan awal alternative untuk mengurangi penggunaan plastic, membeli makanan yang tidak dibungkus plastic adalah salah satu cara lain.
San Francisco adalah yang pertama dalam pengurangan produksi plastic dengan membatasi produksi kantong plastic. Dan yang dapat kita lakukan adalah melarang kemasan makanan saji yang terbuat dari plastic, kemudian meningkatkan program daur ulang sampah dan meningkatkan penegakan hukum sampah. Batasi penggunaan plastic bila memungkinkan karena plastic bahan yang sulit diurai.

daftar penguraian sampah berdasarkan jenis dan waktunya:

1 Kertas, lama penguraian 6 bulan
2 Kulit buah, lama penguraian 6 bulan
3 Kardus/karton, terurai 5 bulan
4 Filter rokok, terurai 10-12 tahun
5 Kantong plastic, 10-12 tahun
6 Benda-benda kulit, 25-40 tahun
7 Kain nilon, 30-40 tahun
8 Jaring ikan, 30-40 tahun
9 Alumunium, 80-100 tahun
10 Baterai bekas, 100 tahun
12 Plastik, 50-80 tahun
13 Batu baterai, 100 tahun
14 Botol kaca, perlu 1 juta tahun untuk hancur tanpa bekas
15 Botol plastic, tidak dapat diperkirakan waktu hancurnya.
16 Styrofoam, tidak dapat hancur
 

Kucing Ajaib, Masih Hidup Dengan Kepala Tertembus Panah!!

Sungguh ajaib kucing yang satu ini. Ia masih bisa berjalan pulang ke rumahnya dan membuat sang majikan berteriak histeris. Padahal, ada panah yang menancap di kepalanya hingga menembus dari depan ke belakang.
Kucing berusia empat tahun asal Indiana, AS itu bernama Brownie. Sang majikan yang tak disebutkan namanya, seperti dilaporkan Mail Online, Jumat (4/9), terkejut luar biasa saat melihat Brownie pulang dengan anak panah di kepalanya.
Anak panah sepanjang 30 cm itu masuk dari bagian kiri tengkoraknya. Kemudian keluar persis di atas mata kanannya. Beruntung anak panah itu tidak menembus di matanya atau mengenai otaknya.

"King of Tempe" Jepang dari Indonesia

Perjalanan dalam udara dingin musim gugur ke daerah pegunungan di Katsuragawa yang terletak sekitar 30 kilometer dari Kyoto adalah perjalanan yang menyajikan keindahan alam Jepang.

Jalan menanjak berliku dihiasi pepohonan momiji yang daunnya mulai memerah cerah di sepanjang jalan.Kabut meliputi puncak-puncak gunung dan hutan pinus lalu berakhir di sebuah lembah hijau.Rumah tradisional Jepang beratap rumbia tebal masih tampak di sana-sini dengan tamannya yang khas seakan bersatu dengan alam.Itulah awal perjumpaan saya dengan Rustono (41),sang Raja Tempe,sebagaimana teman-teman Jepang menyebutnya.

Di kawasan desa yang indah inilah konotasi yang menyepelekan tempe, seperti sebutan bangsa tempe atau mental tempe,sirna.Dari sinilah tempe mulai dikenal dan merambah hampir ke seluruh Jepang.Kemasan seberat 200 gram dengan label Rusto’s Tempeh bergambar ilustrasi suasana kehidupan kampung di Jawa tersebar di berbagai toko swalayan di Jepang.

10 Organ Sisa Evolusi pada Manusia

10 Organ Sisa Evolusi pada Manusia

Mekanisme seleksi alam memainkan peranan penting dalam perkembangan manusia. Proses yang sangat rumit tersebut menghasilkan manusia modern seperti saat ini, namun menyisakan beberapa bentuk anatomis (organ) dan fungsi-fungsi yang, sebenarnya, tidak berguna pada manusia. Berikut merupakan sepuluh sisa perubahan pada manusia namun tidak memainkan peranan penting
10. Usus buntu (appendiks)

Usus buntu merupakan organ yang tidak memiliki fungsi pada manusia namun justru sering menimbulkan masalah berupa peradangan (appendisitis) sehingga harus dibuang secara bedah. Walau fungsinya masih terus diselidiki, banyak ahli sepakat dengan teori Darwin yang menyatakan bahwa usus buntu berguna dalam pencernaan selulosa (suatu karbohidrat rantai panjang yang terdapat pada tumbuh-tumbuhan) pada manusia purba. Seiring dengan berjalannya evolusi (dan perubahan pola makan manusia), usus buntu menjadi tidak berguna lagi. Uniknya, beberapa ahli percaya bahwa seleksi alam memilih untuk mempertahankan usus buntu yang berukuran besar (dibanding yang ada pada kita saat ini) karena lebih jarang mengalami peradangan. Usus buntu akan tetap ada bersama-sama dengan kita dalam jangka waktu panjang – dan menggantung begitu saja kendati tidak ada fungsinya
9. Tulang koksigeal (os.coccys)

Tulang koksigeal sering disebut-sebut sebagai ekor manusia. Teori menyebutkan bahwa manusia berekor seiring evolusi mengalami kehilangan ekor, dan menyisakan tulang koksigeal. Beberapa fungsi tulang koksigeal yang diketahui saat ini adalah untuk menunjang beberapa otot bagian belakang dan menopang pada saat duduk dan memiringkan badan. Selain itu tulang koksigeal juga menopang posisi anus
8. Titik Darwin (plica semilunaris)

Titik Darwin ditemukan pada kebanyakan mamalia termasuk manusia. Fungsinya adalah untuk memfokuskan suara pada hewan, namun tidak demikian pada manusia. Hanya 10,4 % orang yang memiliki titik Darwin ini, dan diduga ada peran genetik dalam memunculkan titik Darwin. Titik tersebut (lihat gambar di atas) merupakan nodul kecil tebal yang berada di antara pertemuan daun telinga bagian atas dan bawah
7. Kelopak mata ketiga

Jika kita mengamati seekor kucing mengedip, kita dapat melihat adanya sebuah membran tipis melintang di matanya – yang disebut sebagai kelopak mata ketiga. Hal ini jarang ditemukan pada mamalia, namun banyak terdapat pada burung, reptil dan ikan. Manusia juga, secara bervariasi, memiliki sisa-sisa dari kelopak mata ketiga (lihat gambar di atas) namun tidak memiliki fungsi. Hanya ada satu spesies primata yang memiliki kelopak mata ketiga yang fungsional, yaitu Calabar angwantibo yang hidup di Afrika Barat.
6. Gigi geraham tambahan (molar 3)

Dahulu manusia purba mengonsumsi tumbuh-tumbuhan dalam jumlah besar dan dengan cepat untuk memenuhi kebutuhannya dalam sehari. Untuk itu maka terdapat set gigi geraham tambahan (terletak paling belakang) sehingga membuat proses mengunyah menjadi lebih produktif. Namun seiring dengan evolusi (dan perubahan pola makan manusia) maka rahang manusia menjadi lebih kecil dan gigi geraham tambahan tersebut menjadi tidak berguna. Pada populasi tertentu, gigi geraham tambahan ini sudah tidak ditemukan lagi (meskipun ada juga yang masih memilikinya).
5. Otot plantaris (m.plantaris)

Otot plantaris awalnya digunakan oleh hewan untuk menggenggam dan memanipulasi objek dengan kaki – seperti seekor kera yang menggunakan kakinya untuk mengupas buah dll. Manusia juga memiliki otot ini namun tidak berkembang dengan maksimal, sehingga dokter sering menggunakan otot ini untuk menambal pada proses bedah rekonstruksi. Otot ini tidak begitu penting sehingga 9% manusia dilahirkan tanpa otot ini lagi.
4. Otot telinga (m.auricularis)

Disebut juga sebagai otot telinga luar, otot auricularis sering digunakan oleh hewan untuk memutar dan menggerakkan telinganya (tanpa menggerakkan kepalanya) dengan tujuan memfokuskan terhadap suara tertentu. Manusia juga masih memiliki otot ini namun kita tidak pernah menggunakannya seperti hewan – otot ini begitu lemah sehingga kita hanya mampu membuat gerakan lemah pada telinga walau dengan susah payah. Kita bisa melihat penggunaan otot ini pada kucing, di mana mereka sering kali membalikkan telinganya untuk fokus terhadap mangsa yang diincarnya.
3. DNA “sampah” (L-gulonolactone oxidase) junk DNA

DNA ini merupakan DNA yang tidak bisa digunakan untuk metabolisme/produksi. Pada awalnya manusia memiliki DNA ini untuk menghasilkan enzim yang memproses vitamin C (disebut: L-gulonolactone oxidase). Kebanyakan hewan lain juga memiliki DNA ini, namun – sama seperti manusia – DNA ini menjadi nonfungsional sehingga menjadi DNA “sampah”. Yang menarik, adanya DNA ini menjadi petunjuk adanya kekerabatan spesies di muka bumi ini.
2. Organ Jacobson (vomeronasal)

Organ ini terletak di hidung dan berfungsi dalam mendeteksi feromon (zat kimia yang merangsang panggilan seksual, sebagai peringatan bahaya, atau sebagai penunjuk adanya makanan). Organ ini masih terdapat pada hewan (seperti semut) dan digunakan untuk berbagai hal, misalnya untuk mencari pasangan atau mengumpulkan makanan. Manusia juga pada awalnya memiliki organ Jacobson, namun seiring berjalannya waktu organ ini menjadi nonfungsional sehingga manusia tidak dapat menemukan pasangan hanya dengan mengandalkan organ ini.
1. Bulu kuduk (cutis anserina)

Manusia akan merinding dan berdiri bulu kuduknya ketika sedang kedinginan, ketakutan, marah atau terpesona. Hewan juga memiliki bulu kuduk untuk hal yang sama, misalnya seekor kucing atau anjing yang menegakkan bulu kuduknya apabila sedang berhadapan dengan musuh. Dalam cuaca dingin, bulu kuduk yang berdiri akan memerangkap udara di antara kulit sehingga memberi sensasi kehangatan. Jika sedang ketakutan, bulu kuduk yang berdiri akan membuat hewan terlihat lebih besar sehingga menakuti musuhnya. Manusia tidak lagi memiliki fungsi bulu kuduk seperti dahulu – apalagi setelah penemuan pakaian, berkurangnya kompetisi secara fisik dll. Proses seleksi alam secara perlahan menghilangkan bulu kuduk, namun masih menyisakan sedikit seperti yang dapat kita rasakan jika sedang ketakutan.

Foto Hot Leah Dizon


====>>Awas Jangan Di play<<====